DPD RI Dukung Ajang Asian Games 2018

Pesta olahraga terbesar Asian Games yang merupakan ajang pesta olahraga bergengsi yang diorganizir oleh Olympic Council of Asia, telah digelar di Jakarta pada tanggal 18 Agustus yang lalu. Ajang ini merupakan merupakan pesta olahraga terbesar setelah Olimpiade.

Asian Games ke 18 secara resmi dibuka oleh Bapak Jokowi pada tanggal di Gelora Bung Karno dengan menyajikan berbagai atraksi yang memukau.
Asian Games merupakan pesta olahraga multi-event regional Asia yang diselenggarakan di dua kota yaitu Jakarta dan Palembang, serta beberapa tempat lain yang tersebar di provinsi Jawa Barat dan Banten.

Jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan tak kurang dari 40 cabang dan 10 diantara baru di pertandingkan.

Untuk event pesta besar ini pemerintah telah banyak melakukan pembangunan dan pembenahan, baik sarana maupun prasarana yang akan digunakan untuk Asian Games ini.

Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno di Jakarta sendiri menyelenggarakan 13 cabang olahraga. Kapasitas Stadion Utama mampu menampung 76.127 penonton dengan sistem pengenalan wajah yang dipasang di stadion guna mengantisipasi ancaman teror.

Sebuah Velodrome dibangun di kawasan Rawamangun di Jakarta Timur, dengan biaya US$ 40 juta untuk bersepeda, bulu tangkis, futsal, bola basket, dan gulat. Fasilitas berkuda dibangun di Pulomas dengan biaya US$ 30,8 juta, yang dapat menampung hingga 1.000 penonton.

Arena tersebut diatur dengan dilengkapi 100 kandang kuda, penginapan atlet, sebuah rumah sakit hewan, tempat pelatihan, dan area parkir di sebidang tanah seluas 35 hektar.

Kompleks Jakabaring Sport City di Palembang yang juga menjadi tuan rumah untuk acara olahraga lainnya. Beberapa fasilitas di dalam kompleks ini telah ditingkatkan. Tempat baru di Jakabaring Sport City adalah arena bowling dengan 40 lintasan, delapan lapangan tenis tambahan juga telah dibuat. Untuk fasilitas dayung dan kano di Danau Jakabaring diperpanjang hingga 2.300 meter dengan tribun yang dibangun di tepi danau.

Untuk para atlet, penyelengara telah membangun Wisma atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat di atas lahan seluas 10 hektar, dengan 7.424 apartemen dalam 10 menara. Total kapasitas akomodasi perkampungan ini melebihi standar Komite Olimpiade Internasional, yang mengharuskan tuan rumah Olimpiade untuk menyediakan kamar bagi 14.000 atlet. Sedangkan Wisma atlet di dalam Jakabaring Sport City di Palembang mampu menampung 3.000 atlet dan ofisial.

Jalur LRT Jakarta akan secara langsung menghubungkan wisma atlet dengan Velodrome di Rawamangun, Jakarta Timur. Operator bus TransJakarta ditambah 416 bus untuk melayani para ofisial selama Asian Games berlangsung.

Palembang juga meningkatkan fasilitas transportasi mereka dengan membangun LRT Palembang sepanjang 25 kilometer dari Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II ke Jakabaring Sport City. Beberapa fasilitas transportasi lainnya seperti underpass, flyover, dan jembatan juga dibangun di kota tersebut. Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II memperluas terminal kedatangan dan keberangkatan yang ada, dan membangun skybridge dengan terminal kereta ringan (LRT) yang mengambil penumpang ke Jakabaring.

Banyak pihak yang terlibat dan mendukung terselenggaranya Asian Games ke-18 ini, salah satunya DPD RI. Pada tanggal 13 Agustus 2018 kemarin saat Touch Relay Asian Games 2018 yang berlangsung di Cianjur, tampak ketua DPD RI, Oesman Sapta menerima Obor Asian Games tersebut di Pendopo Kabupaten Cianjur. Untuk lebih lengkapnya bisa cek media sosial DPD RI di:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.