EL John Pageants Kembali Menggelar Karantina Miss Earth 2017

Bicara soal bumi yang kian hari kian tua, berarti kita membahas tentang lingkungan. Pernah kah dari kita berpikir berapa banyak sampah yang dihasilkan manusia setiap harinya? Terlebih saat ini gaya hidup yang kian meningkatkan, penggunaan botol plastik, streofoam dan kemasan lainnya yang dianggap praktis kian tinggi. Namun sayang peningkatan tersebut berbanding terbalik dengan kondisi lingkungan kita yang kian tercemar. Pencemaran lingkungan tersebut banyak mengakibatkan hal buruk, salah satunya air bersih yang semakin langka. Lalu siapakah yang bertanggungjawab dengan semua kerusakan tersebut?

Menyikapi hal di atas, Yayasan EL John Pageants merasa terpanggil untuk ambil bagian dalam penyelamatan bumi. Salah satunya dengan kembali membuka pendaftaran Miss Earth beberapa waktu lalu. Untuk even yang ke 5 ini telah terseleksi 30 finalis yang berasal dari berbagai daerah. Untuk karantina sendiri dimulai pada hari Sabtu 8 Juli 2017 dilaksanakan di Hotel Ibis Daan Mogot. 
Miss Earth dibentuk sebagai laskar penyelamat bumi, tidak hanya cantik tapi tangguh, anggun, pintar dan bertanggung jawab. Selama karantina para finalis akan mendapatkan pembekalan sekitar 30 kelas tentang materi yang berkaitan dengan masalah lingkungan dari berbagai pakar yang kompeten dibidangnya. Salah satunya dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Johnnie Sugiarto selaku Ketua umum Yayasan El John Pageants pada saat acara Welcome Dinner sekaligus peresmian karantina Miss Earth pada hari Sabtu 8 Juli 2017 mengatakan, “Yayasan EL John adalah yayasan non profit yang tidak mencari untung. Yayasan EL John memiliki misi untuk membawa nama Indonesia ke panggung dunia. El John menyelenggarakan event ini karena peduli terhadap SDM generasi muda, dan lingkungan sekitar. Banyak yang harus kita hadapi, kita harus bersama-sama mengatasi hal ini. Putri-putri juga tidak dapat sendirian mengatasi hal komplek ini, kita harus ambil bagian untuk bersama-sama mengatasi masalah lingkungan. Kita ingin semua orang menjaga ekosistem, itu juga akan menjadi program kerja Miss Earth Indonesia ke depannya.”
“Program El John sangat jelas, ingin memperkenalkan Indonesia di panggung dunia international. Dalam setiap event international ada sekitar 80 negara yang ikut, jangan sampai nama Indonesia tidak disebut atau tenggelam hanya gara-gara Indonesia tidak mengirimkan perwakilannya ke panggung international,” papar Johnnie Sugiarto.

“Program kerja El John adalah membawa nama Indonesia ke dunia international, kita selalu berusaha muncul dengan pesan budaya, karena Indonesia dikenal lewat budayanya. Untuk menonjolkan budaya tersebut, maka kita selalu mendorong yang namanya national custom. Target kita untuk Miss Earth Indonesia muncul di ajang Miss Earth International, dan bukan sebagai juara, tetapi membawa nama Indonesia,” tambah Johnnie di akhir prescon. 

Agenda Karantina ke 30 finalis Miss Earth Indonesia dimulai hari minggu pagi dengan melakukan Bersih Sampah dan sosialisasi cinta lingkungan saat Car Free Day di Jalan Thamrin – Bunderan Hotel Indonesia, dengan star dari Kementerian Pariwisata.
Kehadiran para finalis Miss Earth Indonesia 2017 di CFD tersebut mendapat sambutan baik dari masyarakat, beberapa orang nampak ikut membantu memungut sampah. Para finalis juga bertemu dengan pemerhati lingkungan yang berasal dari para pelajar untuk berdiskusi tentang pelestarian lingkungan. Tak sedikit masyarakat yang mengabadikan moment kegiatan para finalis Miss Earth Indonesia 2017 di kawasan Bunderan Hotel Indonesia tersebut.

Setelah itu para finalis Miss Earth Indonesia 2017 melanjutkan kegiatannya dengan mengunjungi Scientia Square Park Serpong, Tangerang. Para finalis mendapat penjelasan dari Founder and Chairman El John Pageant, Johnnie Sugiarto, tentang aktivitas yang akan dilakukan di tempat wisata alam dan edukasi ini.

Di Scientia Square Park para finalis melakukan kunjungan ke Rabbit Form, wahana Metamorphosis Butterfly Farm, mengunjungi Kolam Ikan Koi, wahana trampoline serta wall climbing. Selain mengenal fauna dyangan berbagai wahana yang ada di Scientia Square Park, fara finalis juga diajarkan cara menanam padi, dan melakukan kegiatan lainnya untuk mengenal lingkungan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *