Kemlu Gelar Pameran Foto Asean Community 2015 And Beyond Untuk Memperingati HUT Asean ke-49

​Sedikit tentang sejarah Asean

ASEAN merupakan kepanjangan dari Association of South East Asian Nation yang artinya Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara.

Sebuah organisasi kawasan Asia Tenggara yang mewadahi kerja sama dari 10 negara di sekitarnya. Kerja sama ASEAN meliputi bidang politik dan keamanan, ekonomi, dan sosial budaya.

Peta Asean

ASEAN dibentuk tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand oleh lima negara pendiri, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok.
Selanjutnya Brunei Darussalam menyusul pada tanggal 8 Januari 1984, Vietnam 28 Juli 1995, Laos 23 Juli 1997, Myanmar 23 Juli 1997 dan Kamboja pada 30 April 1999.

ASEAN didirikan karena adanya keinginan kuat antara pendiri ASEAN untuk menciptakan kawasan Asia Tenggara yang damai, aman, stabil dan sejahtera. Situasi di kawasan Asia Tenggara pada era 1960 an rawan konflik, yaitu perebutan pengaruh ideology antar kekuatan militer negara-negara besar dan konflik antar negara di kawasan yang jika dibiarkan dapat mengganggu stabilitas kawasan sehingga mempersulit pelaksanaan pembangunan.

Selama hampir 50 tahun, ASEAN berhasil menjaga stabilitas politik dan keamanan di Kawasan Asia Tenggara, sehingga kondusif untuk membangun pertumbuhan ekonomi dan sosial budaya.

Kini kerja ASEAN semakin kokoh dalam bentuk Masyarakat ASEAN yang resmi bergulir sejak Desember 2016.

Hingga saat ini ASEAN telah memiliki 11 mitra wicara, yaitu Amerika Serikat, Australia, RRT, India, Jepang, Kanada, Rusia, Korea Selatan, Selandia Baru dan Uni Eropa

Setiap tahunnya dilakukan pertemuan tingkat Menteri Asean. Negara tuan rumah memegang Post-Ministerial Conference (PMC) bagi Sekretaris Negara yang diundang. Pada tahun 1994, Asean jadi pemimpin dalam membangun Forum Regional ASEAN (ARF), yang kini memiliki 27 anggota dan bertemu setiap tahun di tingkat menteri setelah PM.

ASEAN meliputi wilayah daratan seluas 4.46 juta km² atau setara dengan 3% total luas daratan di Bumi, dan memiliki populasi yang mendekati angka 600 juta orang atau setara dengan 8.8% total populasi dunia. Luas wilayah laut Asean tiga kali lipat dari luas wilayah daratan. Pada tahun 2010, kombinasi nominal GDP Asean telah tumbuh hingga 1,8 Triliun Dolar AS. Jika Asean merupakan sebuah entitas tunggal, maka Asean telah duduk sebagai ekonomi terbesar kesembilan setelah Amerika Serikat, Cina, Jepang, Jerman, Perancis, Brasil, Inggris, dan Italia.

Selama 49 tahun tersebut banyak sekali yang terjadi di Asean, dan Kemlu sebagai lembaga yang bersentuhan langsung dengan Asean menggelar Pameran foto tentang perjalanan Asean tersebut.

Pameran diadakan di Museum Seni Rupa dan Keramik, Jl. Pos Kota No. 2 Kota Tua, Jakarta, pada tanggal 7,9, 10, 11, 12 dan 13 Agustus 2016 pada pukul 09.00-17.00.
Dalam pameran tersebut ditampilkan 60 buah foto terkait kerja sama ASEAN yang menggambarkan

– Perjalanan sejarah Asean sejak dibentuk tahun 1967 hingga KTT ke-27 di Kuala Lumpur, Malaysia (2015).

– Berbagai kegiatan dalam ruang lingkup Pilar Kerja Sama Politik dan Keamanan, Pilar Kerja Sama Ekonomi dan Pilar Kerja Sama Sosial Budaya ASEAN.

– Foto-foto dari negara-negara anggota ASEAN lainya.

Pameran yang diresmikan oleh Ibu Retno LP Marsudi selaku Mentri Luar Negeri Republik Indonesia ini memiliki tujuan:
1. Memperingati ulang tahun ASEAN yang ke-49 pada bulan Agustus 2016.

2. Mengedukasi informasi kepada masyarakat umum mengenai ASEAN dan masyarakat ASEAN

3. Meningkatkan kesadaran publik sehingga mereka dapat memberikan kontribusi nyata dalam pelaksanaan masyarakat ASEAN.

4. Mendorong masyarakat Indonesia untuk meningkatkan daya saing sehingga mampu berkiprah dalam masyarakat ASEAN.

5. Mendekatkan ASEAN kepada masyarakat Indonesia untuk mendorong rasa kepemilikan masyarakat Indonesia terhadap ASEAN, juga mendorong daya saing masyarakat Indonesia dalam masyarakat ASEAN.

Acara yang di mulai pukul 10 tersebut dibuka dengan sambutan dari Direktur Jenderal Kerjasama ASEAN, Jose Antonio Morato Tavares, berlanjut dengan pertunjukan dua penyanyi asal Philipina serta sajian tarian Betawi dan Melayu.

Pameran foto Asean Community 2015 and Beyond terlaksana berkat kerjasama Pemerintah Indonesia dengan Sekretariat ASEAN dan perwakilan beberapa negara anggota ASEAN di Jakarta, yaitu Filipina, Laos, Myanmar, Singapura, Thailand dan Vietnam.

Acara di akhiri dengan festival kuliner dari negara-negara anggota ASEAN, seperti Indonesia, Vietnam, Laos, Thailand dan Singapura.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.