Mengenal Lebih Jauh Tentang BPOM 

Sering kali  kita mendengar atau melihat di televisi tentang penarikan produk kosmetik, obat dan makanan yang tidak memiliki izin edar, kaladuarsa dan lain-lain. Dan biasanya yang melakukan penarikan tersebut adalah pihak BPOM.

Apa itu BPOM?
BPOM adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan, sebuah lembaga pemerintah non kementrian yang dibentuk untuk melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengawasan obat dan makanan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, agar pengawasan tersebut lebih terarah.
Dalam memperingati Hut BPOM ke -16 yang jatuh pada 31 Januari 2017, beberapa hari lalu tepatnya Selasa, 21 Februari 2017, BPOM mengajal para blogger untuk mengikuti “Open House BPOM bersama Blogger” dengan mengambil tempat di kantor BPOM, Jl. Percetakan Negara no. 23 – Jakarta.

Acara yang setadinya akan dimulai pukul 9 pagi tersebut terpaksa sedikit molor dikarenakan para blogger sedikit terlambat, bukan sengaja semua karena cuaca yang kurang mendukung, bayangin aja hujan sejak malam hingga pagi turun dengan deras dan hal tersebut mengakibatkan jalan ibukota banyak yang tergenang. Tapi salut buat yang tetep semangat datang dan mengikuti acara dengan antusias.

Pada acara tersebut hadir beberapa narasumber yang memberikan informasi secara mendalam tentang apa dan bagaimana  BPOM bekerja untuk masyarakat. Sebagai pembuka, Ibu Riati Anggriani, Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Badan POM mengajak para blogger untuk mengetahui asal usul BPOM. Awalnya BPOM adalah Direktrorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan dan berada di bawah Departemen Kesehatan. Namun setelah era reformasi, diaturlah perundang-undangan yang menjadikan BPOM sebagai lembaga pemerintah non kementerian. Tugasnya adalah memantau, memberi bimbingan dan pembinaan terhadap kegiatan instansi pemerintah dan masyarakat di bidang pengawasan obat dan makanan. Ada beberapa hal funsgional yang di terapkan dalam lingkup kinerja BPOM.

Sebagaimana tagline yang diusung ‘Satu tindakan untuk masa depan, baca label sebelum membeli’ merupakan sebuah ajakan kepada konsumen untuk lebih eware untuk cek KIK (Kemasan, Ijin Edar, Kadaluarsa). Menjadi konsumen cerdas itu harus.

Sedangkan Bapak Drs. Tepy Usia, Apt, M.Phil,Phd selaku Kepala Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional, menjelaskan bila dalam menjalankan fungsinya BPOM memiliki beberapa kewenangan terhadap produk yang beredar di luaran, diantaranya :

1. Penyusunan rencana nasional secara makro di bidang pengawasan obat dan makanan.

2. Penetapan sistem informasi di bidang pengawasan obat dan makanan serta Pemberian ijin peredaran obat dalam industri farmasi.
3. Penetapan persyaratan penggunaan bahan tambahan (zat adiktif) tertentu untuk makanan dan penetapan pedoman pengawasan peredaran obat dan makanan.

Dalam menjalankan pengelolaannya, BPOM pun tak terlepas dari beberapa permasalahan seperti perizinan, koordinasi, sumber daya, pengawasan dokumentasi, pengawasan hukum, globalisasi dan beberapa hal lainnya. Tetapi tentunya sudah beberapa langkah strategis di lakukan :

  • Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi
  • Intesifikasi, Ekstensifikasi post dan market kontrol
  • Dukungan bagi industri bahan baku obat
  • Dasar hukum yang kuat
  • Efisiensi pelayana registrasi
  • Simplikasi perizinan

Peredaran produk ilegal semakin marak di masyarakat tak terkecuali obat-obatan. Produk yang tidak memenuhi kualifikasi, aktialisasi dan standart kesehatan akan segera dicabut ijin edarnya.

BPOM rutin dilakukan sidak secara intesif, fokus sampai menyentuh akar masalah. Upaya pengawasan tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak termasuk dukungan dari segenap masyarakat dan pemerintah.

Dalam perkembangannya, BPOM terus berinovasi dalam melayani masyarakat agar lebih mudah mengakses segala informasi yang di butuhkan maupun pengaduan tentang produk obat dan makanan. Dan kini BPOM memiliki layanan Halo BPOM di nomor 1500533. Layanan ini telah dibentuk sejak tahun 2013 namun contact centernya baru beroperasi di tahun 2014.

Para blogger yang hadir pun diberi kesempatan untuk mengunjungi call center dan beberapa laboratorium di area BPOM. Hallo BPOM di bentuk dengan menggabungkan beberapa fungsi pelayanan informasi publik yang mudah diakses oleh semua kalangan masyarakat, menyediakan bermacam jenis pelayanan diantaranya interaksi melalui telepon (call), fax, email, sms maupun datang langsung. Saat ini call center BPOM baru merekrut 6 agent dengan jam operasional yang diterapkan pada hari kerja Senin – Jum’at pukul 08.00 – 17.00. Di luar jam kerja, layanan informasi, layanan pengaduan dan layanan informasi keracunan dialihkan secara otomatis ke layanan seluler 24 jam.

Tentang Laboratorium BPOM

Kunjungan ke laboratorium BPOM ini bertujuan untuk menyampaikan informasi dalam pelayanannya kepada masyarakat bagaimana proses BPOM dalam menjalankan tugasnya dalam menguji sejumlah produk baik itu makanan, minuman serta obat-obatan dan juga kosmetik guna menjaga kualitas produk.

Peralatan yang tersedia sydah dimutakhir gunakan menunjang kinerja lingkup BPOM bahkan kini sudah bertaraf international yang  diakui oleh WHO. Dalam beberaa periode berbagai alat tersebut rutin di kalibrasi yakni proses verifikasi suatu akurasi alat ukur sesuai dengan rancangan dan standarisasi.
Beberapa Laboratorium di pusat pengujian BPOM, diantaranya di lantai 1 diperuntukan untuk Laboratorium Obat Tradisional, Kosmetik dan Komplemen, lantai 2 khusus untuk Laboratorium Bidang Pangan, sedangkan lantai 3 yakni untuk Laboratorium Bidang Produk Terapeutik dan Bahan Berbahaya.

Lab BPOM memperkerjakan para tenaga ahli di bidangnya, laboratorium tersebut menerima beberapa sampel produk untuk di teliti dan jika memenuhi standarisasi akan didaftarkan dan mendapat label BPOM. Untuk pengecekan tersebut tidak hanya dalam negeri bahkan produk dari luar pun tak terlepas dari pengawasan termasuk produk yang akan di ekspor.

Seperti yang disampaikan di atas, BPOM pun memberi kemudahan kepada masyarakat dalam memilah produk yang baik untuk di konsumsi. Terobosan lainnya selain Halo BPOM adalah Kita bisa cek nomor label suatu produk melalui aplikasi CEK BPOM yang bisa diunduh melalui playstore.

@HALO BPOM ( 1500533 )
Mobile : 0812-19999-533

Email : halobpom@pom.go.id

website : www.pom.go.id

Twitter : @BPOM_RI atau @HaloBPOM1500533

Facebook : BPOM RI

One comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.